Design Kaos Polos Terbaru

Kaos polos merupakan jenis pakaian atasan yang terbuat dari kain yang aman dan tanpa gambar. Design kaos polos atau tanpa cetakan sablon memberikan kesan sederhana dan tampil apa adanya. Makanya pakaian santai satu ini sangat cocok untuk beraktivitas sehari-hari.

Tentang Kaos Polos

Kaos polos sudah populer dari sejak tahun 1947. Marlon Brando memainkan salah satu teater di Amerika dan kerap memakainya. Kemudian para anak muda turut menirukannya dan menjadi trend pada saat itu.

Pada abad abad 19 – ke 20 kaos polos biasa menjadi favorit dan menjadi pakaian wajib para tentara. Prajurit tersebut mengenakannya untuk dalaman, sehingga tidak begitu terlihat oleh orang awam. Hingga akhirnya kaos oblong kian meluas dan terkenal pada seluruh lapisan masyarakat.

Kaos polos bisa merupakan jenis fashion andalan. Pakaian santai ini cocok untuk berbagai macam aksesoris maupun perlengkapan lainnya. Ini akan semakin menambah penampilan menjadi lebih trendy dan lebih bisa bergaya.

Berbagai Pilihan Warna Kaos Polos

Design kaos polos sendiri memiliki dua model, yakni model lengan panjang dan lengan pendek. Kaos polos memiliki beragam warna. Kaos oblong mempunyai desain 1 warna atau dengan dua warna. Cara itu untuk pakaian lengan pendek biasanya hanya satu warna.

Kaos lengan panjang bisa memadukan dua warna, dan inilah yang membuatnya semakin menarik. Pakaian polos sangat cocok dengan warna apa saja. Bisa merah, kuning, hijau, biru, jingga, abu-abu, pink, dan lain-lain. Adapun jenis warna paling populer adalah warna putih, hitam dan abu-abu.

Warna tersebut merupakan warna kalem yang banyak digemari oleh semua orang. Selain itu juga ada pastel yang sedang menjadi trend. Ada juga berbagai macam model kaos polos yang bisa dipilih.

Design Kaos Polos
Design Kaos Polos
Design Kaos Polos

Kunjungi juga :

Gambar Kaos Polos Depan Belakang

Ide Design Kekinian untuk Design Kaos Polos Agar Tidak Monoton

Upaya design kaos polos tidak terkesan monoton atau itu-itu saja, ada baiknya berikan sedikit polesan desain. Ini dengan memberikan aksen warna baru. Model kekinian bisa dengan menambahkan teks mini. Agar terlihat lebih menarik buat model tulisan tipografi.

Design Kaos Polos

Tipografi tulisan tangan merupakan jenis karya seni yang sedang populer kalangan anak muda. Buat gaya tulisan menjadi ‘bold’, ‘italic’, atau ‘underline. Jangan lupa untuk memberikan warna pada tulisan agar tulisan bisa lebih hidup.

Ini juga akan membuat kaos menjadi semakin menarik. Tidak hanya itu saja biasanya para konsumer bisa meminta model dan desain dari kaos polos. Pembuatannya dapat sesuai dengan keinginan para konsumen.

Bisa Order Kaos Polos di konveksidijogja.co.id

Jika ingin membeli kaos polos yang berkualitas, Anda bisa membeli di konveksidijogja.co.id. Konveksi di Jogja merupakan produsen pakaian dari mulai kaos, jaket, jas, topi dan lain-lain. Memberikan pelayanan menjahit dan mencetak baju sesuai dengan keinginan calon pemesan.

Selain itu ‘konveksi di Jogja’ ini juga siap melayani pembuatan seragam dengan jumlah yang seragam. Anda pun bisa konsultasi secara gratis sekaligus memberikan referensi model seragam yang akan di buat. Konveksi ini berusaha selalu memberikan SDM yang profesional dan hasil yang terbaik.

Design kaos polos atau ‘t-shirt’ ini memang tidak semenarik kaos bergambar. Bahannya pun tidak terlihat ‘fashionable’. Namun kaos polos ini tetap saja memiliki banyak peminat lantaran nyaman pada saat bersantai di rumah. Bahkan tidak jarang kaum muda untuk menggunakan kaos polos sebagai dalaman.

Baca juga :

Kaos Polos Biru Donker Depan Belakang

Sablon Plastisol Vs Polyflex, Recommended yang Mana?

Sablon Plastisol Vs Polyflex

Anda pasti sudah tidak asing dengan kata sablon. Ya, sablon merupakan suatu teknik menggambar atau memberi hiasan pada benda tertentu menggunakan layar atau screen. Sablon memiliki dua jenis yaitu sablon plastisol dan polyflex. Namun, tahukah Anda perbedaan antara sablon plastisol vs polyflex?

Terdapat dua teknik dalam kegiatan sablon, yaitu teknik sablon plastisol dan teknik sablon polyflex. Sablon plastisol merupakan teknik sabon yang banyak penggunanya. Teknik ini menggunakan tinta sablon berbahan minyak dan PVC.

Berbeda dengan sablon plastisol, sablon polyflex merupakan suatu teknik yang baru dalam dunia sablon. Teknik ini menggunakan bahan stiker atau vinyl yang diletakkan di atas objek yang akan disablon, kemudian dipress.

Sablon Plastisol Vs Polyflex

Selain itu, sablon polyflex memberikan hasil akhir berupa permukaan yang kaku. Hal ini karena tinta sablon yang berbahan plastik tersebut.

Tak seperti sablon polyflex,sablon plastisol merupakan teknik sablon yang banyak digunakan oleh konveksi di berbagai negara. Sehingga teknik ini juga telah memenuhi standarisasi clothing di luar negeri.

Sebenarnya, baik sablon plastisol maupun sablon polyflex memiliki hasil akhir yang bagus dan ketahanan atau keawetan yang bagus pula. Sehingga Anda tak perlu bingung untuk memilih sablon mana yang harus Anda pilih.

Agar pemahaman tentang teknik sablon dapat dikuasai dengan baik, ada baiknya Anda membaca artikel tentang apa yang dimaksud teknik sablon.

Hanya saja, jika Anda pecinta sesuatu yang berwarna atau colorful, Anda bisa memilih sablon polyflex. Namun jika Anda tidak terlalu menyukai desain yang colorful, Anda bisa memilih sablon plastisol.

Kekurangan dan Kelebihan Sablon Plastisol VS Polyflex

Sablon Plastisol Vs Polyflex

Seperti yang Anda ketahui, segala sesuatu tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Begitupun dengan sablon plastisol dan polyflex. Sebelum memutuskan untuk memilih yang mana diantara keduanya, Anda perlu mengetahui dulu keunggulan dan kelemahan sablon plastisol dan polyflex. Simak informasi berikut ini ya!

1. Kelebihan Sablon Plastisol:

• Varian warna lebih banyak pada satu desain
• Kualitas warna lebih awet
• Warna yang dihasilkan lebih cerah dan tidak mudah luntur
• Teknik yang digunakan merupakan standard internasional

2. Kekurangan Sablon Plastisol:

• Harga tidak bersahabat/tinggi
• Perawatan sedikit susah
• Proses penyablonan cukup lama
• Kaos menjadi lebih gerah karena pori-pori kaos tertutupi oleh minyak dan PVC

3. Kelebihan Sablon Polyflex:

• Proses penyablonan relative cepat
• Bisa digunakan untuk sablon satuan
• Warna sablon ini lebih awet dan tidak mudah luntur
• Memiliki hasil yang rapi dan bagus

4. Kekurangan Sablon Polyflex:

• Pilihan warna yang sangat terbatas
• Harga vinyl yang mahal mempengaruhi harga sablon polyflex
• Merupakan teknik baru sehingga penggunaannya masih jarang
• Harga mesin masih cukup mahal
• keterbatasan ukuran bahan polyflex menyebabkan ukuran desainpun terbatas

Setelah mengetahui beberapa informasi tentang sablon plastisol dan polyflex, tentunya Anda sudah tidak perlu bingung lagi, bukan?

Anda bisa melakukan pemesanan kaos sablon plastisol dan polyflex dengan mudah melalui konveksidijogja.co.id. Anda tidak perlu khawatir dengan kualitas kaos sablon plastisol dan polyflex pada konveksidijogja.co.id. karena kualitas dan kepuasan Anda merupakan sebuah prioritas. Jadi Anda tak perlu ragu melakukan pemesanan pada konveksidijogja.co.id.

Sablon Plastisol Vs Polyflex

Selain kualitasnya yang bagus dan terjamin, Anda juga akan sangat menghemat waktu jika melakukan pemesanan kaos sablon pada konveksidijogja.co.id. Cukup duduk manis dan melakukan pemesanan melalui nomor 0856 3330 071 atau 0813 9255 5757 pesanan Anda akan tercatat dengan detail dan sedera terproses. Mudah dan simple, bukan?

Nah itulah beberapa informasi mengenai sablon plastisol vs polyflex dan rekomendasi pemesanan kaos sablon plastisol dan polyflex yang mudah dan terjamin. Semoga bermanfaat.

Sablon Plastisol Vs Rubber, Manakah yang Paling Bagus untuk Custom?

Sablon Plastisol Vs Rubber

Jenis teknik untuk sablon kaos custom sangat beragam macamnya. Teknik sablon yang memiliki persaingan ketat untuk custom baju adalah sablon plastisol vs rubber.

Dari dua jenis sablon tersebut, masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan pada proses dan hasil sablon. Jadi, agar puas dengan hasil sablon baju custom di konveksidijogja.co.id ada baiknya Anda mengetahui mana yang terbaik antara plastisol dan rubber. Karena perbedaan teknik sablon akan sangat berpengaruh pada hasil sablonan.

Mengenal Teknik Sablon Plastisol Vs Rubber

Penamaan teknik sablon dalam percetakan berdasarkan pada jenis tinta sablonnya. Jadi di sini, nama plastisol dan rubber merupakan nama dari tintanya. Material tinta plastisol dan rubber merupakan material tinta yang paling terkenal di pasaran. Peminatnya pun sangat banyak daripada jenis tinta sablon lainnya.

Perbedaan mendasar dari kedua jenis sablon ini terdapat pada tintanya dan bagian proses finishingnya. Pada sablon plastisol proses finishingnya adalah proses curing yang merupakan proses pemanasan pada suhu 1800 C. Sedangkan untuk sablon rubber, finishingnya adalah hot press yang berada pada rentang suhu 1200 hingga 1600 C saja.

Membandingkan Teknik Sablon Plastisol Vs Rubber

Nah, setelah mengenal dengan singkat masing-masing tentang sablon plastisol dan sablon rubber kini saatnya untuk membandingkan keduanya. Sehingga Anda dapat lebih mudah menentukan jenis teknik sablon yang akan Anda gunakan. Berikut ini adalah ulasan perbandingannya berdasarkan kriteria-kriteria tertentu.

1. Bahan Dasar Tinta Sablon

Sablon Plastisol Vs Rubber

Kriteria pertama untuk membandingkan sablon plastisol dan sablon rubber adalah bahan dasar dari tinta. Untuk sablon plastisol sendiri adalah jenis tinta sablon yang menggunakan bahan dasar minyak. Sedangkan untuk jenis tinta rubber bahan dasarnya adalah air sehingga membutuhkan bantuan air untuk prosesnya.

Perbedaan bahan dasar ini juga menyebabkan hasil limbah yang berbeda. Untuk bahan plastisol yang dari minyak akan sulit kering sehingga limbahnya sedikit. Sedangkan untuk rubber relatif lebih banyak limbah karena tinta mudah kering.

2. Tekstur Tinta Plastisol dan Rubber

Melihat dari tekstur hasil sablonnya, sablon plastisol memiliki tekstur timbul atau bisa Anda sebut emboss. Akan ada kesan sedikit menonjol ketika Anda meraba bagian kaos yang tersablon menggunakan tinta plastisol. Sedangkan untuk jenis rubber, teksturnya sangat rapat sehingga datar atau tidak memiliki tonjolan sama sekali, seperti menyatu dengan kain.

3. Proses Penyablonan Tinta Plastisol dan Rubber

Sablon Plastisol Vs Rubber

Bila Anda menilai dari proses sablon kedua jenis tinta ini, maka proses sablon tinta rubber lebih singkat dan sederhana. Selain itu, peralatan untuk sablon tinta rubber juga tidak banyak. Sehingga akan cocok untuk desain kaos yang sederhana. Sedangkan untuk tinta plastisol, hasilnya lebih detail sehingga proses pengerjaan lebih panjang.

Metode pengeringan dari tinta plastisol umumnya memakan waktu yang lebih lama. Untuk tinta rubber, lama waktu pengeringannya relatif lebih singkat.

4. Kelebihan dan Kualitas dari Jenis Tinta Plastisol dan Rubber

Perbandingan terkait kelebihan dan kualitas tinta plastisol dan rubber bergantung pada desain custom buatan Anda. Kualitas hasil sablon terbaik untuk desain mendetail adalah plastisol dan desain sederhana adalah rubber. Tinta plastisol dapat menghasilkan warna yang lebih cerah dan memiliki efek glossy.

Hasil dari sablon rubber memang tidak sebagus plastisol, namun kelebihannya terletak pada harga yang murah dan prosesnya yang cepat.

Demikianlah ulasan mengenai sablon plastisol Vs rubber. Bila Anda sudah menentukan pilihan, Anda bisa mendapatkan info pemesanan kaos custom sablon plastisol maupun rubber di konveksidijogja.co.id. Anda juga bisa menghubungi 08563330071 atau di nomor 081392555757.

Baca juga :

Konveksi Kaos Sablon

Konveksi Kaos di Jogja